Friday, September 30, 2011

BERBANGGA MENJADI DEWASA

DEWASA


Dewasa, agak kompleks mendefinisikan kata ini. Ada kriteria  tidak baku yang menjadi acuan untuk memberi pemaknaan. Kriteria dewasa kemudian menjadi relatif kerana perspektif keilmuan yang digunakan untuk menghuraikannya juga berbagai. Dalam ilmu perundangan, dewasa dilihat dari batas minimum usia pernikahan berdasarkan undang-undang perkahwinan, disini usia dewasa bagi perempuan adalah 16 tahun dan 19 tahun untuk laki-laki. Agama Islam mendefinisikan bahwa dewasa adalah akhil baligh yang ditandai dengan datang bulan bagi perempuan dan mimpi bagi laki-laki. Ilmu Biologi pula  mendefinisi  dewasa lebih  pada perubahan secara fisiologi seperti, perubahan pada suara, tubuh yang mulai membentuk, tumbuh rambut pada daerah tertentu, dll.

Sedangkan Ilmu psikologi pula memberikan definisi dewasa lebih kepada hal-hal bersifat atitude atau sikap. Seperti kearifan, bijaksana, ataupun pola fikir dan pola tingkahlaku lainnya yang tidak lagi kekanak-kanakan. Definisi  inilah menjelaskan bagaimana dewasa dalam bersikap, bertindak dan berperilaku seharusnya kita miliki. Bukan sekadar tua secara biologi sahaja.
Kedewasaan dalam menyingkap kehidupan merupakan samudera hikmah, tidak pernah kering dari kebaikan. Dengan kedewasaan, setiap kejadian dapat mendatangkan hikmah dan pelajaran yang tidak berkesudahan. Kedewasaan menjadi kompas, mengarahkan akal dan hati untuk selalu berfikir positif
Sebagai contoh, musibah. Bagi kebanyakan orang, musibah ditanggapi secara emosional, sama ada berupa cacian,umpatan dan bentuk-bentuk kemarahan lainnya, dimana kesemuanya tidak memberikan solusi atas masalah yang terjadi. Tetapi bagi orang yang memiliki kedewasaan jiwa, musibah dipandang dari kacamata hikmah. Hikmah yang dapat membuat kesengsaraan berubah menjadi sesuatu yang bersifat positif. Tetapi sayangnya tidak semua orang dapat mengambil hikmah. Tidak semua orang boleh menjadi dewasa. Padahal Allah SWT telah berfirman di Surat Al Baqarah ayat 216 :

” …Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”

Situasi kehidupan sentiasa mengalami putaran, kadang begitu manis dan indah kemudian berubah menjadi pahit, menyiksa dan menyesakkan. Maka, kesiap siagaan menghadapi kondisi menyenangkan juga harus diikuti oleh persiapan menerima kondisi yang menyusahkan. Allah SWT telah menciptakan segala sesuatu secara berpasang-pasangan. Selalu ada dua keadaan berlawanan yang saling mengikuti. Kesenangan akan selalu diikuti oleh kesengsaraan, kebahagiaan akan selalu dibuntuti kesedihan, cinta selalu di intai oleh benci, dan lain-lain. Jelasnya, orang biasanya sangat cinta pada isterinya yang cantik, tetapi jika isterinya terbiul dari asalnya, maka seketika cinta itu berubah menjadi kebencian atau kemarahan. Orang kaya akan merasa bahagia kerana hartanya yang melimpah ruah, jika tiba-tiba ia jatuh muflis dan jatuh miskin maka ia akan merasa sengsara. Akan tetapi dengan kedewasaan, apapun kondisi yang dialami, sentiasa dihadapi secara bijak dan professional, sehingga selalu melahirkan rasa syukur dan kesabaran yang mendekatkan diri pada Sang Pencipta.
Seringkali kondisi yang tidak selesa malah menyiksakan, lebih cepat mendewasakan seseorang. Orang yang sejak kecil sudah terbiasa dengan penderitaan dan perjuangan hidup, lebih memiliki peluang sukses daripada orang yang tumbuh dalam kondisi kemapanan. Kondisi hidup yang berat telah memaksa mereka menyesuaikan –mendewasakan- diri mereka. Sebuah penelitian yang dilakukan  mengungkapkan fakta bahwa kesulitan hidup masa kecil seseorang menimbulkan dorongan untuk menjadi pemimpin dan menjadi orang sukses. Lihat  Nabi Muhammad SAW, yang sejak kecil harus hidup berdikari, maka keadaan itu membuat beliau lebih dewasa dari umurnya, dalam umur 12 tahun  sudah menjadi pengusaha hebat yang membawa barang dagangan dari Mekah ke Syria.
Akhirnya, tumbuh besar menjadi tua adalah sebuah kepastian, akan tetapi menjadi dewasa adalah pilihan. Semua manusia boleh sahaja besar dan tua, tetapi belum tentu dapat menjadi dewasa.

MERAH SAGA

 ~PALESTIN DALAM INGATAN~

Go to fullsize image
Saat langit berwarna merah saga
Dan kerikil perkasa berlarian
Meluncur laksana puluhan peluru
Terbang bersama teriakan takbir
Semua menjadi saksi
Atas langkah keberanianmu
Kita juga menjadi saksi
Atas keteguhanmu
Ketika yahudi laknat membantaimu
Merah berkesimbah ditanah airmu
Mewangi harum genangan darahmu
Membebaskan bumi jihad palestin
Perjuangan telah kau bayar
Dengan jiwa, syahid dalam cinta-NYA

Wednesday, September 28, 2011

WANITA DI ARAB SAUDI DI LARANG MEMANDU KERETA.

Saudi Cambuk Aktivis Wanita Yang Degil Melanggar Larangan Memandu Kereta. 

Arab Saudi  - Mahkamah Arab Saudi menjatuhkan hukuman cambuk ke atas seorang wanita sebanyak 10 kali kerana melanggar larangan memandu kenderaan.

Perempuan yang bernama Shema itu dinyatakan bersalah kerana memandu kereta di Jeddah pada Julai lalu.
Gerakan  'Women2drive', yang berkempen tentang hak wanita untuk mememandu kereta di Arab Saudi, mengatakan mereka sedang bersedia untuk mengajukan rayuan terhadap hukuman tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir ini, puluhan wanita memandu kereta di kota-kota  Arab Saudi dalam usaha  untuk menekan kerajaan mengubah undang-undang.

Najalaa Harriri, salah seorang yang akan diadili, mengatakan kepada pejabat  berita Associated Press bahawa ia perlu memandu kendaraan untuk menghantar anak-anaknya.

Hukuman cambuk yang dijatuhkan hari Selasa (27/09) merupakan yang pertama di Saudi. Wanita lain yang tertangkap memandu kereta hanya ditahan beberap hari, namun tidak dijatuhkan hukuman oleh pihak mahkamah.

TURKI - ISRAEL : PERANG JIKA PERLU.

Turki: Kami Siap Berperang Dengan Israel !

Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyatakan bahawa  negaranya bersedia untuk berperang dengan regim Zionis Israel, jika langkah tersebut dianggap perlu.

Hal itu diungkap dalam satu wawancara dengan Charlie Rose, ketika ditanya soal seandainya serangan tentera  Israel yang mengorbankan sembilan rakyat Turki itu dinilainya sebagai "penyebab perang", Erdogan mengatakan, "Kami akan melakukannya jika diperlukan. Demikian dilaporkan surat kabar Vatan terbitan Turki.

Erdogan menambah lagi, "Sebagaimana Anda ketahui, Israel menyerang tiga kapal, salah satunya mengangkut 400 orang dari 33 negara, yang sedang berlayar di perairan antarabangsa. Serangan di perairan bebas itu merupakan pelanggaran peraturan  antarabangsa."

Perdana Menteri Turki menuntut Israel meminta maaf kepada Turki atas serangan tersebut dan membayar ganti rugi kepada anggota keluarga yang terkorban.

Ketika ditanya soal pernyataannya bahwa Israel adalah anak manja Barat, Erdogan mengatakan, "Israel adalah anak manja Barat, dan saya tetap akan mengatakan hal yang sama." (muslimdaily).

MB KELANTAN DARI PERSEPKTIF MEDIA INDONESIA

Nik Aziz: Tak Ada Diskriminasi RAS dalam Islam

 
Rabu, 28 September 2011
Hidayatullah.com--Islam  adalah agama  syumul (menyeluruh, red).   Setiap aspek kehidupan manusia mulai dari hal yang terkecil sampai yang terbesar semuanya ada dalam ajaran Islam, termasuk hal-hal  yang terkait dengan soal saling hormat-menghormati antara satu sama lain tanpa dibedakan bangsa dan agama.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur (Menteri Besar Kelantan), Tuan Guru   Haji Nik Abdul Aziz Nik Mat saat meresmikan Majelis Sambutan 100 Tahun Warga Keturunan India (Hindu) Kelantan  di Pusat Tarbiyah Islamiah Kelantan (PUTIK), belum lama ini.

Menurut Nik Aziz, kita semua adalah bersaudara karena datang dari satu keturunan yang sama yaitu Nabi Adam a.s, walaupun berlainan bangsa, agama dan warna kulit. Itu kebesaran Ilahi yang menciptakan seluruh makhluk.

“Islam menuntut supaya tidak melakukan diskriminasi di antara kaum namun justru  menyeru umat-Nya supaya saling menghormati antara satu sama lain walaupun berlainan agama dan bangsa,” pria yang akrab dipanggil Tuan Guru ini.

Tak lupa, ia mengkritik tindakan pihak Barat karena tidak henti-hentinya memfitnah umat Islam di setiap kali terjadinya aksi bom meski, tak ada  bukti  umat Islam melakukan. Terutama saat terjadinya peristiwa 11 September.

Sementara itu, Presiden Persatuan India (Hindu) Kelantan,  T. Perumal sangat senang  atas kepedulian pemerintah negeri yang dipimpin Tuan Guru terhadap kaum India di Kelantan.
Dalam sambutan pada acara “100 Tahun India Kelantan”  warga India ini mengakui Tuan Guru  sebagai “Mahatma Gandhi” nya Malaysia.*/ Nur Aminah Rossem

Sunday, September 25, 2011

WHY...WHY NOT...WHY NOT NOW...

View Image

Why ?
Salah satu kata yang paling  digemari  adalah “WHY” atau “Kenapa”. Banyak hal dalam kehidupan kita dimulai dari sebuah pertanyaan “Kenapa?”. Jammie Allen  pernah menuturkan If you want to be successful, ask Why? Why not? Why Not Me? Why Not Now?”. 

WHY?
Berbagai macam masalah sosial yang ada di sekitar kita saat ini, yang tidak ada habis-habisnya membuat kita jadi serabut. Kita sering mengeluh, kenapa  banyak sampah dimana-mana? Kenapa makin hari makin panas ? Kenapa kaedah belajar di sekolah tidak menyenangkan? Kenapa pengangguran di negara kita bukannya berkurang malah bertambah terus? Dan masih banyak lagi (kita dapat 'list' jutaan masalah kalau kita  mahu ). Tetapi tidak ada gunanya kalau kita cuma mendengus dan tetap mengeluh, tapi  do nothing.
Harusnya, dari masalah-masalah tersebut, kita dapat  memunculkan pertanyaan “Kenapa” dan mencuba untuk mencari jawapannya. Kenapa jadi begini? Kenapa jadi begitu?

WHY NOT?
Ketika kita sudah tahu apa penyebabnya, kekadang kita masih diam sahaja dan tidak terfikir untuk mula bergerak. Sering kali kita takut atau rasa tidak selesa dengan solusi versi kita. Kita rasa rendah diri dengan kapasiti dan keupayaan kita, takut untuk gagal. Padahal kenapa tidak mencuba dulu? Kalau kita tidakmencuba, kita tidak akan pernah tahu . The person who doesn’t make mistakes is unlikely to make anything (Paul Arden). Thomas Edison perlu mencuba hingga 200x untuk membuat mentol lampu, otaknya benar-benar bekerja. Benjamin Franklin juga pernah berkata “I haven’t failed, I have had 10.000 ideas that didn’t work”. Jadi, kalau punya idea, why not?

WHY NOT ME?
Sering kali walaupun  kita sudah tahu dan sudah memiliki semangat untuk melakukan perubahan atau memberikan solusi terhadap suatu masalah, semangatnya itu cuma disimpan sahaja, atau paling-paling pun dibayang-bayangkan  sahaja sendiri. Padahal, kenapa tidak  kita kongsi bersama teman kita yang lain yang mempunya visi yang serupa. Siapa tahu jika kita banyak mempunyai gagasan serupa, tetapi selama ini kerana diam sahaja, kita tidak tahu. Kalaupun misalnya kita masih belum bersedia untuk memulakan gerakan yang hebat, kenapa tidak kita mulai mencuba untuk menerapkan perubahan itu pada diri kita? Siapa tahu banyak orang yang terinspirasi dan termotivasi terhadap aksi individual kita? Kenapa bukan kita yang memulainya?

WHY NOT NOW
Kita sering kali berjumpa dengan teman-teman seusia kita (belasan atau early 20ies) yang mempunyai mimpi besar untuk negara. Memiliki cita-cita luhur ingin membangun bangsanya melalui jalan yang berbeza-beza. Ada yang mengungkap mahu membina kilang besar, ada yang mahu menubuh organisasi sosial, ada yang mahu membuat  majalah, dan lain - lain. Tapi kebanyakan ungkapannya “aku kerja dulu 20 tahun, kumpul wang, lepas itu baru dapat mengabdi”. Well, itu tidak salah ... mungkin mereka memang sudah mempunyai perencanaan yang matang. Tetapi yang terfikir oleh kita, kalau memang sekarang sudah boleh ,kenapa harus kita tunggu nanti? Misalnya, bercita-cita ingin bisnis rumah pasang siap. Mungkin “bisnis paling ideal” yang ada di fikiran masih 20 tahun lagi, tetapi boleh dimulai dengan “bisnis kecil-kecilan”,  Intinya, kalau boleh sekarang kenapa harus kita tunggu nanti. Why not now?
Jadi, bagaimana? Siap memulai dengan KENAPA? KENAPA masih diam? Ayo bergerak!
-Besi berkarat boleh bernilai tinggi bukan dengan mengelap lembut menggunakan bergulung-gulung kertas tisu, tetapi dengan membakar besi tersebut dan mengetuk-ngetuknya menjadi pisau yang cantik.

-Agar bermanfaat. Amein. Wassalam.

Friday, September 23, 2011

CARA SEDERHANA MEMBAHAGIAKAN PASANGAN ANDA

 
Cara Sederhana Membahagiakan Si Dia

TIDAK perlu  kita menjadi badut untuk membuat suami kesayangan mengukir seulas senyum di wajahnya. Sejumlah tindakan sederhana cukup ampuh untuk membuatnya merasa bahagia.

Menyentuh lengan
Ada banyak cara halus untuk menyampaikan keistmewaan Anda terhadap suami, contohnya dengan membangun kelopak mata, mempermainkan rambut, atau banyak tersenyum. Tetapi, ada cara lain yang ampuh untuk membuatnya luluh berkecai. Sentuh lengannya selama berdua bercakap-cakap.

SMS
Mengirim SMS  di tengah hari dapat mencerahkan suasana hatinya setelah seharian berhadapan dengan tumpukan kerja. Tidak ada hal yang lebih mujarab untuk mengusir kebosanan selain pesan menggoda dari seseorang yang istimewa.

Bertanya
Tanyakan sesuatu yang menjadi bidang keahliannya. Kebanyakan lelaki suka pasang 'action' di hadapan lawan jenis yang disukainya. Sedikit dorongan ego dapat membuatnya merasa hebat di hadapan Anda. Jika suami penggemar otomotif, tanyakan sesuatu tentang mesin kendaraan atau kereta canggih terbaru. Jika ia seorang 'gila' gadget, tanyakan aplikasi yang Anda perlukan untuk 'posting' pintar Anda. Jangan lupa untuk terus menggangguk dan terlihat tertarik mendengar penjelasannya.

Memberi pujian
Berikan suami pujian yang spesifik, misalnya tentang betapa lucu atau cerdasnya dia. Tetapi, pujian yang benar-benar bermakna adalah ketika hal itu mengungkapkan seberapa baik Anda mengenalnya. Misalnya, bagaimana Anda menyukai kerutan yang muncul di wajahnya saat ia memecahkan teka-teki silang atau caranya tergelak saat mengalami peristiwa lucu.

~Cubalah, kerana keceriaan tidak tercipta secara kebetulan.

RENUNGAN JUMAAT

Ingatlah! Suatu Saat, Kecantikan Tak Lagi Berarti 

SEKADAR HIASAN MENUNGGU KEMATIAN

Tiap-tiap yang berjiwa pasti mati.
Kematian sebenarnya bukanlah hal yang luar biasa.
Hampir setiap hari kita melihat kematian. Ketika kita memasak ikan atau ayam, maka ikan dan ayam tersebut tadinya hidup, lalu mati.

Tetapi hairannya, banyak di antara kita yang tidak  mengambil ‘ibrah (pelajaran) dari peristiwa ini. Kematian di sekeliling kita, termasuk dalam rutinkerja, tidak mampu menggetarkan hati.

Kematian jiran tetangga pun tetap tidak mengecutkan hati untuk mengingat kematian. Bahkan bencana dahsyat  yang menelan ratusan korban, tidak juga menyedarkan kita akan dekatnya kematian. Ketika salah seorang keluarga meninggal dunia, kita tersentak dan merasa sangat kehilangan. Kita merasa bagaikan orang yang paling menderita di dunia. Tidak jarang sampai tidak sedarkan diri.

Seharusnya, kita sentiasa sedar akan adanya hidup setelah kematian. Dengan begitu kita dapat menyingkapi kematian dengan bijaksana.

Anak-anak pun harus diajari apa hakikat kematian itu. Dengan demikian mereka memiliki sikap yang benar ketika menghadapi kematian. Setidaknya, mereka tidak trauma berkepanjangan ketika suatu hari nanti orang-orang yang mereka cintai pergi ke alam baka.

Selalu Ingat

Allah Subhanahu wa Ta'ala pasti punya maksud atas setiap kematian. Buat kita yang masih hidup, kematian tidak lain adalah peringatan agar kita tidak terlena dalam kehidupan yang semu, lalu lalai dari tujuan hidup yang sebenarnya.

FirmanNya yang bermaksud:

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Dan barangsiapa berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi. Dan infaqkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata, ‘Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menangguhkan (kematian)-ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang orang yang saleh.’” (Al-Munaafiqun: 9-10)

Begitulah manusia, cepat lalai dan lupa, selalu menunda-nunda pekerjaan yang baik dan terlalu panjang cita-cita. Ketika ajal menjemput, barulah menyesal kerana lupa mempersiapkan hari esok.

Jika tidak boleh diingatkan secara halus , perlu peringatan keras (berupa kematian) agar manusia mahu introspeksi diri. Sebagaimana Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik nasihat adalah kematian.
Itulah sebabnya kita dianjurkan untuk selalu mengingati mati. Bahkan, ziarah kubur yang duhulunya dilarang bagi kaum wanita, kemudian malah dianjurkan, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Al-Hakim dan Baihaqi, seperti di bawah ini:

Pada suatu hari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha pernah datang dari kubur. Lalu aku bertanya padanya, “Wahai Ummul-Mukminin, dari manakah engkau?” ‘Aisyah menjawab, “Dari kubur saudaraku, Abdurrahman.’ Kemudian kutanyakan lagi, “Bukankah Rasulullah melarang ziarah kubur?” ‘Aisyah menjawab,  “Benar, beliau pernah melarang ziarah kubur, akan tetapi kemudian beliau menyuruhnya.” Adz-Dzahabi mengatakan hadits ini shahih.

Membuat Hidup Optimis

Dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Bila kamu berada pada waktu petang, maka janganlah menantikan waktu pagi. Dan bila kamu berada pada waktu pagi, jangan nantikan waktu petang. Pergunakan masa sehatmu untuk menyongsong masa sakitmu, dan pergunakan masa hidupmu untuk menyongsong saat kematianmu.” (Riwayat Bukhari)

Waktu terus berlalu dan tak berulang kembali. Inilah konsep hidup yang dinamis. Sebagai seorang Islam, tiada perkataan 'nanti' untuk berbuat kebaikan. Tiada kamus malas dalam kehidupan.

Dengan selalu mengingat bahwa hidup adalah ladang untuk menanam amal kebaikan, yang akan dituai setelah kematian, dapat menumbuhkan motivasi yang besar untuk selalu berkarya. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang banyak manfaatnya untuk orang lain?

Oleh itu, seharusnya seorang Islam tidak perlu takut menghadapi kematian. Kematian adalah gerbang menuju hidup yang abadi. Menghadap Ilahi adalah kebahagian sejati. Dengan adanya konsep hidup setelah mati, hidup  jadi terarah pasti.

Tetapi kita juga dilarang berharap kematian sekalipun penderitaan menimpa bertubi-tubi. Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda, “Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kamu sekalian mengharapkan mati. Karena kalau ia orang baik, maka mungkin masih dapat menambah kebaikannya, dan kalau ia jahat maka mungkin ia akan menghentikan kejahatannya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Seandainya terpaksa harus menginginkan mati, maka hendaklah berdoa, Wahai Allah, lanjutkan hidupku ini kalau hidup ini memang baik bagiku, dan matikanlah aku seandainya mati itu lebih baik bagiku). (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Jadi, tak ada alasan bagi kita untuk takut mati. Yang penting bagaimana kita menyiapkan diri untuk menyongsongnya.

KATA-KATA MEMBELAI RASA

Kata-kata Romantis 1

Mungkin Tuhan sengaja mahu kita berjumpa dengan orang yang salah sebelum menemui insan yang betul supaya apabila kita akhirnya menemui insan yang betul, kita akan tahu bagaimana untuk bersyukur dengan pemberian dan hikmah disebalik pemberian tersebut.

Apabila salah satu pintu kebahagiaan tertutup, yang lain akan terbuka tetapi selalunya kita akan memandang pintu yang telah tertutup itu terlalu lama hinggakan kita tidak nampak pintu lain yang telah pun terbuka untuk kita.

Teman yg paling baik ialah seseorang yang kita boleh duduk bersama di dalam buaian dan berbuai bersama tanpa berkata apa-apa pun dan kemudian berjalan pulang dgn perasaan bahawa itulah perbualan yang paling hebat yg pernah kita rasai.
  Memang benar yang kita tidak akan tahu apa yg kita punyai sehinggalah kita kehilangannya dan juga benar bahawa kita tidak akan tahu apa yg kita rindukan sehinggalah "Ianya" hadir.
Ia cuma mengambil masa seminit untuk jatuh hati pada seseorang, satu jam utuk menyukai seseorang, satu hari untuk menyintai seseorang tetapi ia mengambil masa sepanjang hidup untuk melupakan seseorang.


Jangan pandang kepada kecantikan kerana ianya akan lapuk ditelan usia, jangan kejar kemewahan kerana ianya akan susut ditelan masa. Apa yang kekal hanyalah kecantikan hati seseorang... .

Carilah seseorang yang bisa membuatkan kamu tersenyum kerana ia cuma memerlukan sekuntum senyuman untuk mencerahkan hari yg suram. Akan tiba satu ketika didalam kehidupan apabila kamu teramat rindukan seseorang sehingga kamu ingin menggapainya dari mimpi dan memeluknya dengan sebenar.

Mimpilah apa yang kamu inginkan, pergilah ke mana-mana yg kamu ingin tujui dan jadilah apa yg kamu inginkan kerana kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu peluang untuk melakukan semua perkara yang ingin kamu lakukan.

Wednesday, September 21, 2011

SPEED TRAAAAP PASION BARU ...

 Speed Trap terbaru di bawah flyover...
Team Ultimate-X
PLUS North Bound (ke Uta...ra)
*Under a bridge at about 456km, Sg Buloh junction.
*Under a bridge at about 459km, Bukit Lanjan interchange.
*Under the overhead restaurant at Sg Buloh.
*Under the last bridge before Sg Besi toll at 309.2km.
*Under the bridge at 296.5km, Bangi junction.
*Under the newly constructed bridge at 289.0km, after Nilai North junction.
*Under the bridge at 286.5km, Nilai North junction.
PLUS South Bound (ke Selatan)
*Below signboard at about 454.6km and 455.2km, Sg Buloh layby.
*Under the bridge after Subang junction at 11.3km.
*Under the bridge at 22km, Bukit Lanjan junction.
*Under the bridge before Mint hotel, Sg Besi Toll. 80km/h only!
*Under the bridge at 302.8km, Kajang junction.
*About 1km south of Bangi junction, both south and north bound outer lanes
*At 296.5km and 297km, Bangi junction.
*Under the newly constructed bridge at 289.0km, before Nilai North junction.
*At 285.5km and 285.8km, Nilai North junction.
*On center divider at 251.8km and 253km after Senawang junction.
*After Alor Gajah junction at 213.9km, next to water theme park.
*Behind the right hand crash barrier at 198.4km.
Elite Central Link East/North Bound
*On left hand side at 4.8km after Batu Tiga/Shah Alam exit
*Under the overhead restaurant at USJ/Hicom junction about 8.5km. 90km/h zone!
*Below the bridge before USJ/Hicom junction at 10.5km.
Elite Central Link West/South Bound
*Under the overhead restaurant at USJ/Hicom junction about 8.5km. 90km/h zone!
*Below the bridge before USJ/Hicom junction at 10.5km.
*After exit from KLIA toll to the airport, below Jalan Pekeliling flyover.90km/h
NKVE East/North Bound
*300m before Jalan Duta toll, 60km/h!
*Behind crash barrier on the left when going towards Jalan Duta toll, at 24.9km, 80km/h!
*Below bridge at Damansara Junction, 17.5km
NKVE West/South Bound
*Behind crash barrier on the left when leaving Jalan Duta toll from KL, at 25.3km and 25.7km, 80km/h!
*From Jln Duta, below the bridge, 23km, 80km/h zone!
*From Jln Duta, at the underpass at Sg Buloh Y-junction, 22km.
*Behind crash barrier at Damansara Junction, 17.7km and 16.8km
*Below railway bridge at 11.2km
*Under the bridge at Shah Alam junction.
Kesas East Bound
*Under the bridge at 44.8km, downhill run after Puchong junction.
Kesas West Bound
*At Sg Besi side of East Bound Toll. Kuala LumpurCity
*Jalan Duta; below the flyover at the Damansara junction, 70km/h zone.
Klang
*Dual carriageway between Klang and Port Klang. Towards Klang direction, at about 13km mile stone. 70km/h only!
East Coast
*Road sign at Karak highway is inadequate especially at Y junction; if you are unfamilar, go slow.
*East bound, downhill run after Raub junction.
*Maran, 60km/h zone.
*Paya Bungor, 70km/h zone.
SPEED TRAPS IN JOHOR South Bound
*Tangkak junction.
*Under the bridge after Yong Peng
North junction
*at 97.3km.
*Ayer Hitam junction.
*Sedenak junction.
SPEED TRAPS IN PERLIS, KEDAH AND PENANG
North Bound
*Around Ayer Hitam in 60km/h zone.
*Before Perwaja Steel.
*Sg Petani junction.
*Between Seberang Jaya junction and Sg Dua Toll.
*PenangBridge at island end.Speed limit 80km/h.
South Bound
*PenangBridgeisland end. Speed limit 80km/h.
*About 2km before Juru Toll Speed limit 90km/h.
SPEED TRAPS IN PERAK
North Bound
*Under the bridge at 197.1km and 198.8km, afterKamunting Junction.
*Under the bridge at 204.3km, after KamuntingJunction.
*Under the bridge at 208km, before Kamunting Junction.
*Under the bridge at 214.8km, before Kamuntingjunction.
*Ipoh Vista Point at about 263km. Speed limit 80km/h.
*Under the bridge at 271km, Ipoh North Junction.
*Under the bridge at 274.4km, Ipoh South Junction.
*Under the bridge at 286.9km, Simpang Pulai Junction.
*Under the bridge at 296km, Gopeng Junction.
*Under the bridge at 352.6km, after Sungkai Junction.
*Under the bridge at 353km, Sungkai Junction.
*Under the bridge at 373km, Slim River Junction.
South Bound
*Under the bridge at 199km, before Kamunting junction.
*Under the bridge at 241.9km, at Kalau Kangsarjunction.
*Under the sign post at 296.1km, before GopengJunction.
*Under the bridge at 297km, at Gopeng Junction.
*Under the bridge at 300km, after Gopeng junction.
*Under the bridge at 308.6km, after Gopeng junction.
*Under the bridge at 372.6km, at SlimRiverjunction.



=#ambo rembat dari fb kelantan home, muga ade paedah wat mat roundup.

Wednesday, September 14, 2011

SERANGAN DI KEDUTAAN AS - KABUL.

Mujahidin Afghanistan Serang Kedutaan Besar AS di Kabul


KABUL  – Ledakan besar dan rentetan tembakan telah berlaku dekat kedutaan besar Amerika Syarikat dan pejabat pusat NATO di ibukota Afghanistan, Kabul.Menurut keterangan polis, ledakan tersebut akibat dari roket yang ditembakkan oleh Mujahidin.
Hal ini pun dibenarkan oleh pihak Mujahidin. Jurucakap Mujahidin Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengaku bertanggung jawab atas serangan dan menyatakan bahawa mujahidin dengan  roket yang disatukan dengan granat mengambil posisi di sebuah bangunan tinggi di Kabul, dekat daerah yang dijadikan lokasi sejumlah pejabat kerajaan, - Reuters pada Selasa (13/9/2011).
“Hari ini tepat pukul satu, di bulatan Abdul Haq di Kabul satu serangan istisyhad massif di fasiliti perisikan tempatan dan asing sedang berlaku,” kata juru bicara Mujahidin.
Sementara itu, jurucakap  ISAF NATO juga mengakui tentang serangan tersebut. Berbeza dengan kedutaan AS yang tidak memberi sebarang reaksi mengenai serangan.
“Ada serangan yang sedang berlaku di pusat kota Kabul,” kata jurucakap ISAF.
Menurut laporan, sekurangnya 12 orang terbunuh dan 15 lainnya cedera akibat serangan tersebut. Kerajaan Afghanistan mendakwa bahawa enam mujahid turut terkorban akibat  tembak-menembak yang berlaku antara mujahidin dengan pasukan keamanan.

Israel, Anak Manja Negara Barat

Turki: Israel, anak manja bagi Barat



ISTANBUL – Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan Israel adalah “anak manja bagi Barat” yang selalu mengabaikan keputusan yang dibuat oleh masyarakat antarabangsa.
Erdogan, dalam pidato yang  disampaikan di hadapan anggota Liga Arab di Kaherah pada hari Selasa (13/9/2011), menyatakan bahwa Israel “tidak pernah melaksana keputusan masyarakat antarabangsa untuk hari ini,” New York Times melaporkan.
Erdogan menyerukan para menteri Liga Arab untuk memilih negara Palestin di PBB bulan ini, dan mengatakan bahwa pengakuan terhadap negara Palestin adalah satu-satunya cara yang benar.
Dia menambahkan bahawa mengakui Palestin sebagai negara berdaulat di PBB adalah “bukan pilihan, tetapi sebuah kewajiban.”
“Mari kita mengangkat bendera Palestin dan membiarkan bendera yang menjadi simbol perdamaian dan keadilan di Timur Tengah,” katanya.
Para pegawai Palestin telah berkempen untuk memperoleh pengakuan PBB sebagai sebuah negara merdeka berdasarkan perbatasan pra-1967 pada pertemuan Majlis Umum PBB pada bulan September ini.
Lebih dari 100 negara sejauh ini rasmi mengakui Palestin sebagai sebuah negara berdaulat berdasarkan perbatasan pra-1967.
Amerika Syarikat tidak dapat memaksa suara Majlis Umum PBB untuk perubahan status Palestin di badan dunia dari entiti ke negara. Walaupun demikian, Amerika Syarikat boleh memveto  di Dewan Keamanan PBB.
Erdogan juga mengulangi seruannya pada Israel untuk meminta maaf dan membayar wang kepada keluarga korban tragedi serangan  Israel terhadap armada Gaza pada tahun 2010, yang mengorbankan sembilan aktivis Turki dan mencederakan puluhan orang lainnya.
Erdogan menyampaikan pidato ini di tengah kunjungan “Musim Semi Arab” yang bermulai pada hari Isnin. Menurut rencana, selain Mesir, Erdogan juga akan mengunjungi Libya dan Tunisia.

~Diedit semula dr. arrahmah

Friday, September 9, 2011

POPEYE THE SAILOR MAN

Popeye Realiti Di Dunia Sebenar



BOGOTA - Seorang pekerja pembersihan, William Chavarriaga meraikan ulang tahun yang ke-30 menghiburkan penumpang lapangan terbang dan rakan-rakannya dengan membuat mimik muka dan lagak seperti watak kartun popular, Popeye.
Chavarriaga menghiburkan penumpang-penumpang dan rakan-rakannya di Lapangan Terbang Olaya Herrera di Medellin, Colombia.
Menurutnya, dia akan terus menghiburkan para penumpang dan orang ramai kerana suka dengan perhatian yang diberikan kepadanya.
Chavarriaga yang berumur 49 tahun akan menghisap paip dan menunjukkan penumbuknya selain memiliki tubuhnya yang sasa.

Thursday, September 8, 2011

SIAPAKAH ULIL AMRI MINKUM ?


 Go to fullsize image

Bukan Ulil Amri Jika ...

Peranan pemimpin di dalam Islam sangat penting. Islam sangat menganjurkan adanya kepemimpinan.  Islam tidak mungkin boleh diterapkan secara menyeluruh kecuali dengan adanya kepemimpinan. Begitulah Islam yang telah dipraktekkan oleh Rasulullah SAW, dilanjutkan para khulafa al- rasyidin, dan diteruskan oleh generasi sesudah mereka dalam bentuk khulafah dan daulah Islamiyah.
Tuntutan dari adanya kepemimpinan adalah ketaatan. Di dalam al-Qur'an ada sebuah ayat yang memerintahkan taat kepada pemimpin. Biasanya ayat ini sering diguna oleh para politikus terutama di musim kempen menjelang pilihanraya. Ayat ini juga dijadikan dalil para pendukung pemimpin yang menolak syariat Islam sebagai undang-undangnya.
Namun yang sangat disayangkan ialah umumnya mereka mengutip ayat tersebut secara tidak lengkap.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (QS An-Nisa ayat 59)

Ayat ini disebutkan oleh ulama sebagai hak para pemimpin yang menjadi kewajiban rakyat. Sedangkan pada ayat sebelumnya QS. An-Nisa': 58, sebagai hak rakyat yang menjadi kewajiban para pemimpin ,iaitu agar para pemimpin menunaikan amanat kepemimpinan dengan sebaik-baiknya. Memberikan hak kepada yang berhak menerimanya, dan memutuskan hukum di antara rakyatnya dengan seadil-adilnya.

Kebanyakan pemimpin yang mementing perut sendiri dan kroni, biasanya hanya membacakan ayat tersebut hingga kata-kata Ulil Amri Minkum. Bahagian sesudahnya tidak dikutip. Padahal  bahagian selanjutnya yang sangat penting. Mengapa? Kerana  bahagian itulah yang menjelaskan ciri-ciri utama Ulil Amri Minkum. Bahagian itulah yang menjadikan kita memahami siapa yang sebenarnya Ulil Amri Minkum dan siapa yang bukan.
Selanjutnya Allah berfirman:

فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

"Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (QS An-Nisa ayat 59)
Pemimpin yang memakai konstitusi selain Al-Qur'an dan As-Sunnah, tidak layak disebut sebagai Ulil Amri Minkum yang sebenarnya.
Allah menjelaskan bahwa ciri-ciri utama Ulil Amri Minkum yang sebenarnya ialah komitmen untuk selalu mengembalikan segala urusan yang diperselisihkan kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya). Para pemimpin sejati di antara orang-orang beriman tidak mungkin akan rela menyelesaikan berbagai urusan kepada selain Al-Qur’an dan Sunnah Ar-Rasul. Sebab mereka sangat faham dan meyakini pesanan Allah:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Hujurat ayat)

Dalam catatan sejarah , Khalifah Umar bin Khattab  di masa pemerintahannya mengeluarkan sebuah kebijakan ijtihad berupa larangan bagi kaum wanita beriman untuk meminta mahar yang memberatkan kaum pria beriman yang ingin menikah. Tiba-tiba seorang wanita beriman mengangkat suaranya mengkritik kebijakan Khalifah seraya mengutip firman Allah yang mengizinkan kaum mu’minat untuk menentukan mahar sesuka hati mereka. Maka Amirul Mu’minin langsung ber-istighfar dan berkata: ”Wanita itu benar dan Umar salah. Maka dengan ini kebijakan tersebut saya cabut kembali...!”

Subhanallah, demikianlah komitmen para pemimpin terdahulu  dalam hal mentaati Allah dan Rasul-Nya dalam segenap perkara yang  menjadi perselisihan.

Adapun dalam kehidupan kita hari ini ,seluruh sistem hidup yang diberlakukan di berbagai negara –baik negara yang majoriti penduduknya Muslim atau tidak ialah mengembalikan segala urusan yang menjadi perselisihan tidak kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya). Tidak kita temui satupun kebijakan kehidupan moden yang jelas-jelas menyebutkan bahwa ideologi yang diberlakukan ialah ideologi Islam yang intinya ialah mendahulukan pelbagai ketetapan Allah dan Rasul-Nya sebelum yang lainnya. Malah sebaliknya, kita temukan semua negara moden yang yang tegak pada hari ini memiliki konstitusi buatan manusia, selain Al-Qur’an dan As-Sunnah An-Nabawiyyah, yang menjadi rujukan utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Seolah-olah manusia mampu merumuskan konstitusi yang lebih baik dan lebih benar daripada sumber utama konstitusi yang datang dari Allah SWT.
Bila demikian keadaannya, bererti  adakah ada pemimpin negeri  atau negara manapun yang ada pada hari ini layak disebut sebagai Ulil Amri Minkum yang sebenarnya. ?


أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آَمَنُوا بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا أَنْ يَكْفُرُوا بِهِ وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُضِلَّهُمْ ضَلَالًا بَعِيدًا

Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.” (QS An-Nisa ayat 60)
Sungguh nanti di neraka penyesalan mereka yang telah mentaati para pembesar dan pemimpin yang tidak menjadikan Allah dan Rasul-Nya sebagai tempat kembali dalam menyelesaikan seluruh perkara kehidupan.

يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِ يَقُولُونَ يَا لَيْتَنَا أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَا وَقَالُوا رَبَّنَا إِنَّا أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاءَنَا فَأَضَلُّونَا السَّبِيلَا رَبَّنَا آَتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبِيرًا

Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, andaikata kami ta`at kepada Allah dan ta`at (pula) kepada Rasul". Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menta`ati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar". (QS Al-Ahzab ayat 66-68).

Kita diwajibkan untuk taat kepada orang dalam perkara yang makruf. Dan tidak ada ketaatan dalam perkara mungkar. Tiada ketaatan kepada makhluk dalam masalah kemaksiatan kepada Allah.
Sebaliknya sebarang kemungkaran kita diwajibkan untuk mengingkarinya dengan tangan (kuasa),  jika tidak mampu dengan lisan, dan jika tidak mampu wajib ingkar dengan hati. Itulah selemah-lemahnya iman. Bukan mendukung dan membelanya.
Sesungguhnya di antara pelbagai syirik ada syirik dalam ketaatan, iaitu taat kepada makhluk dalam masalah penetapan syariat (aturan) yang bertentangan dengan syariat Allah, di antaranya halal dan haram. Zina ,judi  contohnya diharamkan oleh Allah. Siapa yang membolehkannya dengan apa situasi sekalipun,  bererti telah menghalalkan yang diharamkan Allah.
Hak menetapkan syariat hanya milik Allah. Syariat yang Allah tetapkan untuk diberlakukan adalah Islam. Maka menerapkan syariat Islam adalah wajib hukumnya. Sedangkan menolak hukum Islam dan mengambil aturan selain Islam, walaupun sesuatu itu disepakati rakyat, adalah bahagian dari memberikan hak tasyri' kepada selain Allah. Itu kesyirikan dan kekufuran.

وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُون"...dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik." (QS. Al-An'am: 121)
Maka barang siapa yang mentaati pemimpin yang menolak syariat Islam, dia telah menjadikan pemimpin tadi sebagai tandingan bagi Allah dalam hal ketaatan. Sesiapa melakukannya telah menjadi musyrik.

فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا"
Kerana itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada tali yang amat kuat yang tidak akan putus."
 (Q. al-Baqarah: 256)
Thaghut adalah setiap yang disembah dan ditaati selain Allah dan dia redha, di antaranya ibadah dalam bentuk ketaatan. Dia redha, bahkan memaksa ditaati, dalam masalah yang bertentangan dengan syariat Islam. Maka terlepas diri darinya adalah syarat sahnya keimanan. Wallahu A'lam !!!

Wednesday, September 7, 2011

APA KITA SUDAH BERKORBAN?

Pernahkah Anda Berkorban Untuk Islam?


Berkorban untuk agama boleh diertikan memberi apa yang kita suka. Memberi apa yang kita sayang. Memberi apa yang kita miliki. Memberi sesuatu yang kita simpan dan jaga, untuk kepentingan Islam sebagai agama kita.

Baiklah, mungkin dengan bahasa sederhana ,pernahkah kita mengeluarkan wang kita dalam jumlah yang relatif tidak sedikit untuk kepentingan agama kita? Ketika solat Jumaat misalnya,  sebuah kotak yang dihulurkan kepada kita, apa yang akan kita lakukan. Berapakah wang yang akan kita masukkan ke dalam kotak itu? Seratuskah? Lima puluh , dua puluh atau malah hanya seringgit?

Ada banyak perkara yang terlupa. Hidup kita yang masih muda sering kali merasa tidak perlu berkorban untuk agama kita. Malahan, kita lebih sering berkorban untuk perkara-perkara di luar agama. Misalnya berkorban untuk persahabatan, untuk geng, untuk teman, untuk kekasih dan bahkan untuk sesuatu yang sangat remeh sekalipun. Semuanya terasa sangat ringan. Tetapi menjadi begitu berat bila pengorbanan itu untuk Islam.

Adakah kita ingat betapa hebatnya Nabi  Ibrahim yang  berkurban untuk Allah dengan menyembelih anaknya sendiri. Sebagai seorang ayah yang sangat merindukan anaknya, dia rela menyerahkan anaknya kepada Allah. Sesungguhnya ini merupakan pengorbanan yang besar.

 “Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan)” (QS an-Nahl [16]: 120)

Dalam ayat lain, Allah Swt. berfirman (ertinya):
“Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya) ada teladan yang baik bagimu; (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) Hari Kemudian. Dan barangsiapa yang berpaling, maka sesungguhnya Allah, Dia-lah yang Maha kaya lagi Maha Terpuji.” (QS al-Mumtahanah [60]: 6)

Nabi Ibrahim a.s telah menunjukkan sebuah teladan yang luar biasa . Semangat pengorbanan beliau sama besarnya dengan semangat kecintaan beliau kepada Islam. Pengorbanan inilah yang hari ini tidak kita miliki. Kecintaan dan semangat pengorbanan kita masih sangat kerdil.

Setiap pengorbanan bukanlah tanpa latihan. Ibrahim A.S sudah diuji oleh Allah dengan berbagai ujian ketakwaan. Nabi  Ibrahim dengan sukses telah melalui ujian-ujian itu. Ingatkah bagaimana Nabi Ibrahim meninggalkan isterinya sendirian di padang pasir? Semuanya itu adalah ujian untuk mengukur sebesar mana kemahuan kita berkorban untuk Islam.

Dahulu ada kisah seorang sahabat bernama Abdullah Ibnu Umar. Di usianya yang mencapai 13 tahun, sudah ingin ikut berjihad bersama Rasulullah saw. Beliau bersama sahabatnya yang bernama al-Barra’ berkeras ingin ikut berperang bersama pasukan Rasulullah saw. dalam perang Badar. Namun oleh Rasulullah saw. menolak kerana masih kecil. Tahun berikutnya pada perang Uhud, permintaan beliau untuk turut serta tetap ditolak. Hanya al-Barra’ yang boleh ikut. Keinginannya yang tidak terbendung itu dipenuhi pada waktu perang Ahzab, Rasulullah saw. telah memasukkannya ke dalam pasukan kaum muslimin yang akan memerangi kaum musyrikin. Subhanallah!

Kita memerlukan latihan untuk menjadi seorang Abdullah bin Umar. Pertama, yang kita perlu lakukan adalah berlatih untuk mengendalikan  hawa nafsu. Nafsu inilah yang selalu membuat kita egois. Berfikir cuma untuk kepentingan sendiri. Selagi kita egois, selagi itu kita akan susah untuk berkorban.

Hawa nafsu  selalunya hampir sukses menggoda manusia yang lemah imannya. Mengheret mereka ke dalam sarang maksiat kerana tidak mendapatkan petunjuk dari Allah Swt. Benarlah firman Allah Ta’ala :
“Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS al-Qashash [28]: 50)
Dalam ayat lain, Allah Swt. berfirman :
“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmuNya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS al-Jaatsiyah [45]: 23)

Hawa nafsu, adalah bahagian yang perlu diurus dengan betul. Memang, kita harus menyedari  bahawa hawa nafsu tidak dapat dimatikan. Hawa nafsu hanya dapat direda atau dikendalikan dengan ajaran Islam. Bukan yang lain. Kerana hanya Allah Swt. yang tahu olah karakter manusia. Oleh sebab itulah,  Allah Swt. menyuruh  manusia agar hanya taat kepadaNya, demi untuk keselamatan manusia itu sendiri. Untuk dapat mereda nafsu, tentu memerlukan pengorbanan untuk meninggalkan perkara-perkara yang menurut hawa nafsu sangat enak dan nikmat jika dilakukan.

Kedua, Mencuba berkorban dari yang kecil. Segala sesuatu yang besar dimulai dari yang kecil. Cubalah untuk berkorban sedikit demi sedikit. Berkorban tenaga, waktu dan kesempatan untuk Islam. Kemudian  berkorban dengan harta. Kerana diri kita ini perlu untuk dididik. Apalagi jiwa yang kita miliki, biasanya akan cenderung kepada nafsu. Maka  selalu harus dijaga dan diarahkan menuju kepada kebaikan.

Libatkanlah dalam urusan kaum muslimin. Ringankanlah beban mereka. Cubalah untuk melakukan sesuatu yang sangat bermanfaat . Jangan was-was, jangan ragu atau malu. Inilah saatnya, Islam menunggu kiprah besar dari kita.

Monday, September 5, 2011

APA GUNA ATAU MEMANG TAK GUNA

Apa Guna~

✿ Apa guna jadi lelaki kacAK, kalau baca Quran pun merangkak-rangkAK,

✿ Apa guna jadi perempuan cantIK, kalau Pukul 12 t.hari pun tak celik-celIK


✿ Apa guna umur besar panjANG, kalau Fardhu ain asas pun lintang pukANG


✿ Apa guna Allah bagi hidaYAH, kalau nak solat pun sikit punya paYAH


✿ Apa guna jadi manusIA, kalau umur Allah bagi kita sia-sIA


✿ Apa guna harta melimPAH..kalau nak hulur kepada yg memerlukan pun suSAH


✿ Apa guna pangkat beSAR..kubur dah dekat pun masih tak seDAR

~~Memang tarak guna....

Sunday, September 4, 2011

SUKARNYA MEMPERTAHANKAN KEMENANGAN


Go to fullsize image
Mari Pertahankan Kemenangan
Kita baru beberapa hari melunaskan sebuah pengorbanan diri untuk menuju peribadi yang mampan baik secara agamis serta juga secara peradaban. Pengorbanan melawan hawa nafsu yang menuntut tekad yang kuat untuk mengubah diri.

Sebulan penuh kita telah menjalani ibadat Ramadhan bersama dengan keistimewaannya, insya Allah kita lakukan dengan penuh kesabaran, ketenangan, ketekunan, keikhlasan, dan keimanan. Dan dari gema takbir yang bergema dari pembesar suara menasah,surau dan masjid, kita menyedari baru sahaja merayakan sebuah kemenangan dari ‘pertempuran Ramadhan’ dan menjadi peribadi yang fitrah.

Kita menyedari bersama, bahawa mempertahankan sebuah kemenangan jauh lebih sukar dibandingkan dengan mencapai kemenangan itu sendiri. Kerana kemenangan kadang-kadang mendekatkan orang pada sifat riak atau takabur, hingga lupa diri.

Perang melawan hawa nafsu, adalah perang yang sebenarnya, seperti kata Nabi Muhammad SAW, selepas  Perang Badar, baginda menyatakan perang yang jauh lebih berat adalah perang melawan hawa nafsu.

Banyak orang berfikir Aidul Fitri adalah puncak kemenangan kaum muslimin. Padahal konotasi puncak adalah, terjadinya penurunan .

Mungkin kerana telah mencapai puncak itulah, banyak di antara kita kaum muslimin yang telah meraih fitrah setelah selesai berpuasa selama sebulan penuh, kemudian kembali kepada fitnah. Selain turun kualiti amal ibadatnya, turun pula kuantiti amal-amalnya.

Puasa selama bulan Ramadhan setidaknya juga telah melatih kita untuk melihat dunia ini apa adanya? Contohnya menerima keadaan diri, keadaan alam, lebih dan kurangnya, dengan apa adanya. Berkarakter “apa adanya” bukan bermakna menyerah pada kezaliman yang ada. Lalu siap untuk ditekan dan dizalimi sekali lagi oleh kelompok sendiri. Sekali lagi, bukan bererti tertekan itu dipersilakan, tetapi berdamailah dengan diri sendiri, dengan orang lain, selaraskan dengan norma-norma agama.

Jika itu kita lakukan, terutama sejak dari didikan keluarga, pasti, tidak akan pernah terdengar lagi tentang ajaran sesat yang sudah menjadi parah. Apalagi ajaran sesat yang menjadikan kaum muda intelektual, melogikan agama. Puasa selama sebulan penuh setidaknya menjadi benteng iman kepada kita, untuk tidak terpengaruh dengan ajaran sesat, atau segala macam yang  akhirnya membenturkan kita dengan akidah keislaman sejati.

Melalui ruang blog ini, kita mengajak semua lapisan umat Islam untuk terus mempertahankan ‘kemenangan’ yang telah dicapai melalui sebuah peperangan jiwa yang maha hebat selama bulan Ramadhan. Kita tidak ingin fitrah yang telah kita raih ,berubah menjadi fitnah. Hingga kita kembali terjebab ke lembah kenistaan secara keseluruhannya.
`Mudah-mudahan...amien.

Friday, September 2, 2011

AIDUL FITRI DI BANDA ACEH.

SAMBUTAN  MALAM AIDUL FITRI DI BANDA ACEH.
Kita takut, lebihnya kemeriahan sambutan Aidul fitri, melupakan kepada apa yang pernah terjadi.
Perlu diingat, bahawa di sini pernah terjadi tsunami paling mengerikan. Apa peringatan lalu sudah diabaikan. Mana zikir dan tahmid mengingati Allah? Se akan sekali air bah, sekali pantai berubah. Sekali datang musibah, jarang sekali manusia berubah! Kesedihan berlalunya Ramadhan, hilang. Datangnya Syawal seakan ingin melepas dendam kesumat atas segala keterikatan yang menyelimuti diri selama di bulan Ramadhan. Masyaallah, muga-muga semua itu tidak berlaku. Jangan terlebih kuah dari sudu. Nauzubillah!!
20110830AAN_A5.jpg

20110830AAN_R11.jpg

20110830AAN_B11.jpg<pf>20110830AAN_B21.jpg<pf>20110830AAN_B31.jpg<pf>20110830AAN_W8.jpg






SOLAT AIDUL FITRI DI BANDA ACEH.
20110830AAN_2.jpg
20110830AAN10.jpg<pf>20110830AAN_2.jpg<pf>20110830AAN_1.jpg<pf>20110830AAN_4.jpg<pf>20110830AAN_5.jpg







-Diedit dari Serambi Indonesia

AIDUL FITRI DI SOMALIA.

Aidul Fitri di Somalia, Masjid Mogadishu Penuh Sesak


Hidayatullah.com-Di tengah-tengah bencana kelaparan, berita datangnya bulan Syawal suatu berita yang menggembirakan bagi warga Somalia.

Muslim Somalia mendengar berita bahawa 1 Syawal jatuh pada hari Selasa (30/8), pada hari Senin malam pukul 22.00 waktu setempat.

Menandai hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa Ramadhan warga Somalia sarapan dengan makanan tradisional halva dan kue-kue sebelum berangkat ke tempat solat Aidul Fitri.

Muslim Somalia di ibukota berbondong-bondong menuju masjid dekat istana kepresidenan di Mogadishu.

Mereka mengenakan pakaian terbaik mereka untuk melakukan solat Aidul Fitri. Anak-anak berlarian ke sana kemari dengan wajah ceria, melupakan sejenak derita kelaparannya.

Masjid yang penuh sesak memaksa para jamaah untuk memiringkan sedikit badannya agar dapat berdiri dalam saf solat. Di antara warga Somalia, kelihatan pula para sukarelawan dari berbagai negara.

Tentara yang biasanya memegang senjata, di hari raya mengikat balon di pucuk senjata mereka.

Sukarelawan Bulan Sabit Merah dari Turki membagi-bagikan hadiah kecil untuk anak-anak dan wanita.

Banyak di antara mereka kelihatan gembira dan berharap hari raya akan terus berlanjut. Mereka berharap negerinya yang sedang dilanda konflik , kelaparan dan kekeringan akan segera berakhir. Warga sangat ingin menikmati Mogadishu yang damai dan tenteram selamanya.

Para pelarian dari Shabellada Hoose yang mencari makanan ke Mogadishu harus berjalan kaki sepanjang 129 kilometer. Sementara warga asal Baydhaba harus berjalan kaki selama lapan hari sebelum akhirnya sampai di ibukota Somalia yang berjarak 250 kilometer. Orang-orang dari Diin-soon pula bahkan harus menempuh jarak lebih jauh lagi. Mereka berjalan 500 kilometer selama 16 hari.

Walaupun sudah berjaya sampai di ibukota, tempat bantuan dari luar negera datang, para pelarian tidak serta merta mendapat makanan yang mereka cari. Setidak-tidaknya mereka harus kelaparan lagi selama dua hari sebelum akhirnya boleh menikmati makan dan minum. Sebahagian lain pula ada yang meninggal dunia sesampainya sahaja di Mogadishu.*

LIBYA SAMBUT AIDUL FITRI TANPA QADHAFI.

Libya - Aidul Fitri Tanpa Qadhafi


Hidayatullah.com-Seperti  negara lain, rakyat Libya yang majoriti Muslim merayakan Hari Raya Aidul Fitri pada hari Selasa (30/8). Berbeza dengan empat puluh tahun terakhir, kali ini mereka merayakannya tanpa pemimpin Libya Muamar Qadhafi.

Di padang yang seharusnya diguna Qadhafi untuk merayakan 42 tahun masa kekuasaannya pada  1 September 2011 itu, beratus-ratus orang berkumpul di padang Hijau Tripoli yang diberi nama baru Lapangan Martir untuk melaksanakan solat Aidul Fiti.

"Ini Aidul Fitri yang paling indah dalam 42 tahun," kata Hatem Dureish, seorang peniaga di Tripoli berusia 31 tahun.

"Ini adalah hari kemerdakaan, sebuah hari yang sukar untuk dilukiskan," kata Fatimah Mustafa. Wanita hamil berusia 28 tahun itu sangat senang sebab Qadhafi tidak lagi menjadi penguasa mengerikannya.

Pasukan keamanan dikerahkan untuk menjaga lapangan tersebut dengan ketat.
"Masih ada beberapa kerat pasukan Qadhafi, tetapi secara umum ibukota aman. Kami telah membentuk pasukan keamanan untuk mengatasi krisis dan menjaga keamanan di ibukota," kata Ahmad Darat, yang sementara menjawat menteri dalam negeri Libya.*

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...