Tuesday, October 29, 2013

KISAH DETIK PENCIPTAAN PEREMPUAN.


Saat, minit dan jam berputar.
Hari berganti minggu. Minggu bertukar bulan.
 Semuanya berlalu cepat  pergi. Segala terasa baru semalam. Waktu persekolahan begitu
 cepat berlalu. Kini tinggal beberapa hari saja lagi, tempoh persekolahan untuk tahun 2013
 akan tamat. Sekolah akan bercuti panjang. Cuti akhir tahun. Tetapi bagi pelajar-pelajar
 tingkatan lima dan enam, mereka bakal berdepan dengan peperiksaan yang
 akan menentukan masa depan
 kerjaya mereka. 

Di ruang kesibukan ini,
 marilah bersama kita tatapi, seterusnya mengambil sedikit
 iktibar dari suatu kisah tentang penciptaan insan yang bernama perempuan. Muga-muga 
dapat menjaga diri menjadi yang baik-baik. Memelihara diri seperti yang Allah perintah...menurut seperti yang Rasulullah SAW ajar...Kerana Allah cinta kita...Rasulullah kasih amat sama kaum hawa.

Sesungguhnya,

Ketahuilah bahawa perempuan  tercipta  bukanlah  dari  tulang  ubun-ubun,
sebenarnya, supaya perempuan itu tidak menjadi tinggi  hati, 
dan perempuan juga tidak tercipta dari tulang tumit kaki,
agar mereka tidak diinjak-injak harga diri.
Namun, sebetulnya, perempuan tercipta
 dari tulang rusuk sebelah kiri,
dekat dengan hati,
 agar mereka selalu dicintai...
 dekat dengan tangan...
agar  mereka  selalu  dilindungi...

Ketika Allah menciptakan perempuan, 

Datang Malaikat dan  bertanya,:
 "Mengapa begitu lama, Tuhan? "
Tuhan menjawab,:
 "Sudahkah kamu lihat semua detik yang AKU ciptakan untuknya? "Dua tangan mesti di bersihkan, setidaknya terdiri dari 200 bahagian yang boleh di gerakan
 dan berfungsi baik agar dapat mengolah berbagai jenis makanan...

Mampu memberikan kenyamanan bagi anak-anaknya...
Mempunyai pelukan yang menyembuhkan rasa sakit hati dan kesengsaraan...
Dan semuanya cukup di lakukan dengan kedua tangan ini...

Malaikat menjawab,:

 "Hanya dengan dua tangan ini?" "Tetapi...,Engkau membuatnya begitu halus dan lembut."
 "Ya..., AKU membuatnya begitu lembut, tapi kamu belum dapat bayangkan kekuatan yang AKU berikan kepadanya agar ia dapat mengatasi banyak hal luar biasa"

"Apakah dia mampu berfikir?" Tanya Malaikat...
Tuhan menjawab,:
 "Tidak hanya berfikir, dia juga mampu berunding dan melontarkan pendapatnya".
 Malaikat itu menyentuh dadanya,:
 "Tuhan, Engkau buat ciptaan ini kelihatan lemah dan rapuh, seolah banyak sekali beban untuknya".
 "Itu bukan kerapuhan, itu air mata.
 AKU berikan padanya supaya dia boleh mengekspresikan :
 kegembiraan, cinta, kesepian, penderitaan, dan rasa bangga".
 "Engkau memikirkan segala sesuatunya,
 wanita ciptaan-Mu ini sungguh menakjubkan"

"Ya....., Harus...!!! Wanita ini mempunyai kekuatan untuk mempersona  setiap lelaki...
Dia dapat mengatasi beban hidup,
 mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri...
Mampu tersenyum bahkan ketika hatinya menjerit...
Mampu tertawa saat hatinya menangis...
Dia boleh berkorban demi orang yang di kasihinya...
Dia boleh melawan ketidakadilan...
Dia bersorak disaat melihat temannya bahagia hatinya menderita...

Hatinya terluka saat melihat kesedihan...
Dia tahu sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka...
CINTANYA TANPA SYARAT"
 Malaikat sangat kagum,:
 "Lalu apa kekurangannya? "
Allah menjawab,:
    "Hanya satu hal.....,  

              "DIA TERKADANG LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA"



No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...