Monday, October 31, 2011

SESEKALI BIARKU SENDIRI

PUISI  ORANG  LAMA






http://photos1.blogger.com/blogger/3603/511/1600/ants.1.jpg

Kerengga di dalam buluh,
Serahi berisi air mawar,
Sampai hasrat di dalam tubuh,
Tuan seorang jadi penawar.


Batang buluh berisi santan,
Bunga mawar seri pengantin,
Untung sungguh nasib badan,
Ada penawar zahir batin.


Serahi berisi air mawar,
Harumnya hingga menusuk balur.
Saya datang menjadi penawar,
Jadi dapatlah puan nyenyak tidur.


Buah mengkudu kusangka manggis,
Manggis terletak di dalam cawan,
Gula madu kusangka manis,
Manis lagi senyummu tuan.

Semua orang bergelang tangan,
Saya seorang bergelang kaki,
Semua orang berkata jangan,
Saya seorang menurut hati. 


Buah tembikai masak tak manis,
Masak sebiji isinya merah,
Cakapan bagai embun ditapis,
Badan dan nyawa rasa terserah.


 Jika berburu di padang pasir,
jangan sangka mendapat kijang,
kalau di hati terasa hampir,
bukalah ruang dia kan datang.


 ~Raut-raut ke muka
   sekali pandang syok belaka.

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...